Drama musikal ini adalah sebuah karangan
fiksi, tidak bermaksud menyinggung siapapun dan apabila ada kesamaan nama,
tempat, dan peristiwa mohon di maafkan karena unsur ketidak sengajaan dan drama
ini mengandung pesan moral yang dapat diambil oleh orang yang menontonnya
dengan hati terbuka
MASA INDAH PRAMUKA
Disebuah
sekolah modern, ada sekumpulan anak dewan kerja Ambalan yang baru saja menjabat
namun mereka belum kenal satu sama lain. Saat kegiatan pramuka tiba” Pembina
memberi perintah kepada Johan selaku pradana terpilih saat itu.
Pembina : Hei, Johan sini
sini.
Johan : Iya bu, ada yang bisa saya bantu.
Pembina : Hari ini tolong
informasikan kepada dewan untuk membuat proposal menginap disekolahan,
memperingati hari pramuka ke 55 besok minggu.
Johan : Siap saya
laksanakan.
Tanpa
berfikir panjang setelah pulang sekolah langsung menemui teman”nya dan
memberikan informasi tentang kegiatan yang akan diselenggarakan, namun ketika
Johan menginformasikan ada salah satu temannya yang berfikir kritis menanyakan
konsep kegiatan yang diberikan Pembina,
Tere : Jo, saya ingin
menanyakan maksud dari Pembina memberi perintah kita, membuat proposal dalam waktu sesempit itu, dan
apakah kita mampu, apakah Ibu kepsek akan mengizinkan kegiatan itu?, siapa saja
yang akan mendampingi kita saat itu.
Johan : Waduh Aku
Blenk, Aku Blenk, Aku Blenk. Aku tak bertanya hal itu, karena aku Suemangat
dengan kegiatan dari Pembina.
Nana : Usul sayabegini saja, sekarang kita buat saja dulu proposal izin
menginap besok saja kita tanyakan kepada Pembina, Bagaimana gengs?
Dewan
: Ya SETUJU. (Semua)
Keesokan
harinya mereka membawa proposal dan menemui pembinanya di ruangan, untuk
menanyakan maksud dari kegiatan itu.
Johan : Maaf sebelumnya
bu, kemarin saya lupa menanyakan maksud ibu mengadakan kegiatan menginap
disekolah, dan apa saja yang akan kita lakukan disekolah selama menginap.
Pembina : Emm, apa kalian
sudah membuat proposalnya?
Nana : Sudah bu ini proposalnya.
Pembina : Baiklah saya
cek dulu………
Setelah
beberapa detik lamanya.
Pembina : Kerja bagus,
sekarang proposal ini diajukan kepada Ibu kepala sekolah, saya mau ada urusan.
Johan : Baiklah bu.
Saat
itu mereka langsung menuju ke ruang kepsek dan mengajukan proposal tersebut.
Johan : Bu kami mau mengajukan proposal permohonan
izin menginap ini.
Kepsek : Oke, ini
kegiatannya apa aja selama menginap?, yang bertanggung jawab di kegiatan ini
siapa?,
Sekertika
mereka terdiam…
Nana : Begini bu, kegiatan tersebut yang mengadakan Pembina kita untuk memperingati hari pramuka dan yang
bertanggung jawab beliau.
Kepsek : Yasudah ini
saya setujui, semoga kegiatannya lancar dan berkah.
Setelah
itu Johan dan Nana pun kembali ke ruang Pembina, untuk memberitahu bahwa
kegiatan tersebut sudah di izinkan Ibu kepsek.
Nana : Bu, ini proposalnya sudah diajukan dan besok tinggal
pelaksanaannya, kira” perlengkapan yang harus dibawa apa saja.
Pembina : Yaps oke, besok
kalian harus membawa seragam pramuka ganti, kayu, lilin, obor, minyak tanah,
dan jangan lupa bahan masakan, sekarang kalian bisa kembali ke kelas.
Nana
dan Johan pun kembali kekelasnya dan setelah pulang sekolah mereka berkumpul di ruang pramuka untuk menginformasikan kepada
teman” tentang perlengkapan,.
Tere : Jo, sudah
mendapatkan jawaban dari hal yang aku tanyakan kemarin belum?
Johan : Haduhhh, maaf
ya tere aku sudah bertanya tapi tak dijawab oleh Pembina dan aku tak
menanyakannya lagi tadi
Tere : Yasudahlah,
terus tadi dapet informasi apa saja?
Nana : Besok membawa seragam pramuka ganti, kayu, lilin, obor, minyak
tanah, dan jangan lupa bahan masakan.
Nita : Bahan
masakannya apa saja nih
Salma :
Kita bawa saja kentang, ketela, beras, sama sayur bagaimana?
Jessy : Ide
bagus sob, aku setuju selain irit sekali makan kita langsung kenyang, Jos
Gandos tenan.
Keesokan
harinya mereka barangkat untuk menginap, dan langsung berkumpul di lapangan.
Pembina : Sekarang kita
jalan kaki menuju pantai desa sebelah.
Dewan
: Baik bu.
Di
pantai itu mereka langsung melaksanakan tugas membersihkan pesisir pantai dari
sampah, setelah bersih mereka duduk di tepi pantai sambil bersenda gurau.
Pembina : Bagaimana apa
kalian senang?
Angga
: Asal ibu senang saya senang .
Pembina : Wah kamu itu,
bisa saja. Hahahaaa daripada ngaco gini kita nyanyi saja ayooo.
(FORMASI LAGU KEMESRAAN-IWAN
FALS)
Setelah
bernyanyi sambil melepas penat mereka langsung kembali kesekolah, dan tiba
disekolah sudah memasuki waktu sore dan mereka langsung bersih” diri dan menyiapkan
acara selanjutnya.
Nana : Jo nanti malam ada Upacara api unggun ya?
Johan : Iya na, kamu
mau menampilkan sesuatu?.
Nana : Enggak kok aku senang aja kalo di pramuka itu bisa ikut api unggun,
kamu sendiri apa mau menampilkan sesuatu jo?.
Johan : Enggak juga
sih, tapi nanti setelah upacara api unggun aku mau ngomong sama kamu na.
Nana : Emm, ngomong sekarang aja jo ngapain nunggu nanti,
Johan : Nanti sajalah,
ayo kita ke lapangan berkumpul sama teman”
Mereka
langsung berkumpul dengan teman” mempersiapkan upacara api unggun. Sesaat
setelah upacara api unggunnya selesai, Nana bersama Tere menemui Johan
Nana : Tadi kamu mau ngomong apa Jo?
Tere : Wah jangan”
disini ada cinlok ya, gara” kalian sering bareng, aku mau ke toilet dulu yah, panggilan alam
bersamaku saat ini
Johan : Hebat Tere bisa
menebak fikiranku,(dalam batin johan)
Nana : Maksudnya apa jo?
Johan : Aku mau ngomong
kalo aku suka sama kamu na, karena kita sering bersama menemui Pembina dan kamu
memberi banyak pencerahan untukku, kamu mau gak jadi pacar ku?
Nana : Maaf ya jo, kita kan baru jadi dewan kita juga belum kenal dekat
sama semuanya, jadi kamu tunggu ya jawabanku saat setelah kita sudah tak lagi
menjabat dewan agar kinerja kita di Ambalan ini.
Johan : Baiklah, na aku
akan menunggu mu.
(
FORMASI CINTA SEBATAS PATOK TENDA )
Setelah
itu mereka kembali ke ruang transit masing” dan beristirahat untuk kegiatan
esok hari.