Inilah cinta kepada sahabat yang tak akan pernah berubah

Hidup ini tak hanya perihal perasaan cinta kepada lawan jenis, namun banyak hal yang perlu dirasakan seperti bersahabat dengan semua orang, menebarkan cinta kepada alam seolah-olah ungkapan terimakasih karena alam telah memberikan udara untuk bernafas, tempat berteduh, tempat mendapatkan banyak ilmu.

Ketika pilihanku jatuh padamu

Manusia adalah Ciptaan Tuhan yang tak bisa selamanya hidup di dunia. Segala harta, kekayaan, dan kekuasaan juga suatu hari akan berakhir masanya. Namun, Perasaan, hati, dan rasa kesetiaan seorang sahabat takkan pernah sirna untuk selamanya. karena Walaupun disaat sahabat kita sudah tidak ada di dunia. namun seorang sahabat sejati itu akan selalu ada di hati kita untuk selama-lamanya.

Persahabatan yang abadi

Sebuah hal yang telah terjadi akan mudah terlupakan, sehingga tuliskan cerita dari persahabatanmu supaya suata saat nanti akan dapat dikenang dan diceritakan ulang kepada generasi penerus diri,sehingga cerita itu masih tetap ada sampai kapanpun meskipun diri ini sudah tiada lagi di dunia ini.

SAHABAT

Sahabat yang baik adalah orang yang sangat kita percayai dan membuat kita tenang bersamanya. Dia menjadi tempat berbagi kelelahan, berbagi kesedihan dan tidak pernah menjual rahasia diri kita.

Proses yang lama

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Minggu, 01 Desember 2019

Peran Pembelajaran Fisika Untuk Revolusi Industri 4.0




Peran Pembelajaran Fisika Untuk Revolusi Industri 4.0

Disusun oleh : Almarratuz Zakiyah (1708066050)

Tiga abad tahun terakhir, kehidupan manusia mengalami perkembangan dan perubahan secara terus menerus. Revolusi industry menjadi sejarah perkembangan yang membuat kehidupan manusia modern mengalami perubahan yang besifat membangun. Revolusi industry merupakan istilah yang dipakai untuk menunjukkan adanya perubahan di bidang industri, seperti tenologi dasar yang digunakan di pabrik berupa mesin-mesin yang berhasil diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Pada era sekarang ini dikenal dengan revolusi industri  4.0. Industri 4.0 dimulai pada awal tahun 2018 yang ditandai dengan system cyber – physical. Era industri 4.0 mengharuskan manusia memiliki tingkat kreativitas yang tinggi karena tingkat persaingan yang tinggi pula. Hal yang harus ditingkatkan yaitu, sumber daya manusia dalam hal sains, teknologi, teknik dan matematika. Manusia di era ini harus berinovasi agar tidak tertinggal oleh zaman. Cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia yaitu melalui pendidikan. Melalui proses pendidikan, diharapkan mampu untuk menuntun peserta didiknya untuk menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu bersaing di era industri ini. Adanya revolusi industri  4.0 mengakibatkan terciptanya inovasi-inovasi di bidang pedidikan, salah satunya yaitu fisika.Ciri industri 4.0 yaitu adanya inovasi-inovasi baru yang dapat berkembang dan menyebar secara cepat dengan biaya yang sangat minim, dan menyatukan beberapa bidang keilmuan yang dapat berpengaruh secara menyeluruh pada berbagai aspek kehidupan manusia.  Di era sekarang ini, informasi-informasi yang dibutuhkan siswa dengan sangat mudah untuk didapatkan. Guru bukanlah satu-satunya sumber infomasi yang dibutuhkan siswa. Banyak model pembelajaran yang baru untuk menyesuaikan industri sekarang ini, misalnya yaitu model pembelajarn STEM. Model pembelajaran STEM merupakan integrasi dari beberapa cabang ilmu yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan di dunia nyata. Pembelajaran STEM di mata pelajaran fisika diharapkan peserta didik mampu untuk menghadapi lingkungan kerja yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan berfikirnya saja, melainkan dilihat dari segi psikomotorik dan afektifnya. Hal ini yang kemudian menjadi hak yang penting dalam kemampuan di bidang sains dan penerapannya di kehidupan masyarakat abad ke 21. Industri 4.0 membawa tantangan yang nyata bagi peserta didik dan pendidik, mata pelajaran fisika untuk menciptakan generasi-generasi yang aktif, kreatif dan penuh inovasi sehingga mampu bersaing pada tingkat global.

Yuk Kenali Lebih Dekat Merencanakan Pembelajaran Fisika



ARTIKEL
YUK KENALI LEBIH DEKAT MENGENAI MERENCANAKAN PEMBELAJARAN FISIKA
Karya : Ghinayatul'Amalya (1708066036)
Perencanaan pembelajaran merupakan catatan-catatan penting yang harus dilakukan seorang guru dalam menyusun/mengelola proses pembelajaran sesuai yang diinginkan. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru, sudah tertera di dalam sini. Sama halnya dengan pembuatan film, seseorang scriptwriter yang membuat naskah/skenario, sutradara yang mengatur langkah demi langkah sesuai dengan naskah, dan pemeran adalah orang yang memainkan peran, dalam hal ini guru berada di posisi scriptwriter dan sutradara, guru mengatur, memposisikan kegiatan pembelajaran agar mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.
Seperti yang dijelaskan oleh (Agian & Pembelajaran, n.d.) rencana pembelajaran merupakan penggalan-penggalan kegiatan yang perlu dilalukan oleh guru pada tiap pertemuan, berisi tindakan yang dilakukan guru untuk mencapai ketuntasan kompetensi agar proses pembelajaran lebih terarah, berjalan efektif dan efisien. Namun perencanaan pembelajaran sendiri hendaknya bersifat fleksibel, sehingga ketika terdapat permasalahan ditengah berjalannya scenario pembelajaran, seorang guru dapat mengetahui solusi yang tepat.
Perumusan perencanaan pembelajaran sangat bergantung dengan perumusan indikator pembelajaran, seperti perumusan kegiatan pembelajaran, perumusan penilaian yang membuat seorang guru mengetahui hasil dari perencanaan pembelajaran yang telah disusun. Penelitia yang dilakukan oleh (Harianto, Hidayat, & Koes, 2016) terdapat 2% indikator pembelajaran yang melibatkan proses kognitif mencipta, meski kenyataan tidak sesuai dengan tipe permasalahan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan rencana penilaian.
Dalam kegiatan pembelajaran cenderung mengarah pada kegiatan yang bersifat memahami suatu kerangka atau struktur-struktur suatu materi pelajaran, meskipun dalam RPP yang menggunakan pendekatan saintifik (5M) dengan mengasosiasi namun pada nyatanya lebih pada proses memahami, hal ini berbeda dengan yang dimaksud 5 keterampilan pokok dalam menngembangkan keterampilan berpikir kreatif, penggunaan soal lebih cenderung bersifat tes dengan menggunakan soal-soal tertutup (close –ended), belum ada yang menggunakan bentuk soal tes soal-soal terbuka (open – ended).
(Ii & Capital, 2007) menuturkan jika dalam peristiwa mengajar dan belajar masih sering terjadi guru lebih asyik menjelaskan materi pelajaran sedangkan siswa lebih asyik dengan kegiatannya sendiri (melamun, mengantuk, dkk), hal ini belum dapat dikatakan belajar, karena antara keduanya tidak terjadi interaksi. Bagi guru, yang terpenting materi pelajaran telah disampaikan dengan baik, tidak perduli bagaimana respon siswa yang diberikan materi pelajaran tersebut. Padahal seharusnya, antara siswa dan guru melakukan interaksi di dalam kelas sehingga tidak hanya materi yang tersampaikan, namun juga kedekatan dan kepercayaan siswa ke guru terjalin dengan baik.
(Program studi pendidikan teknik informatika fakultas teknik universitas negeri yogyakarta 2015, 2015) dalam hasil survey nya menunjukkan bahwa hambatan yang dialami guru dalam pelaksanaan pembelajaran, 8% dikarenakan waktu/jam pembelajaran produktif yang tidak dibuat system blok, 11% disebabkan waktu dalam membuat RPP bagi guru sangat mepet karena pembuatannya bersamaan dengan administrasi pembelajaran lainnya yang disusun di awal tahun, 17% disebabkan guru kesulitan menentukan metode pembelajaran dan media yang digunakan, 31% disebabkan kurangnya sumber buku mata pelajaran kurikulum 2013, 33% guru tidak mengalami hambatan, dari hal ini.
Penelitian di atas menjelaskan jika ketika menjadi seorang guru, harus menyempatkan waktunya dalam melengkapi administrasi pembelajaran sebelum jatuh tempo, mencari banyak referensi mengenai metode, model, strategi pembelajaran yang menarik, sehingga pembelajaran yang terfokus pada siswa di kelas terlaksana dengan penggunaan waktu yang efisien, pembelajaran lebih tertata, materi yang penting dan menjadi inti pada tiap pertemuan, tersampaikan dengan baik.