Minggu, 01 Desember 2019

Yuk Kenali Lebih Dekat Merencanakan Pembelajaran Fisika



ARTIKEL
YUK KENALI LEBIH DEKAT MENGENAI MERENCANAKAN PEMBELAJARAN FISIKA
Karya : Ghinayatul'Amalya (1708066036)
Perencanaan pembelajaran merupakan catatan-catatan penting yang harus dilakukan seorang guru dalam menyusun/mengelola proses pembelajaran sesuai yang diinginkan. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru, sudah tertera di dalam sini. Sama halnya dengan pembuatan film, seseorang scriptwriter yang membuat naskah/skenario, sutradara yang mengatur langkah demi langkah sesuai dengan naskah, dan pemeran adalah orang yang memainkan peran, dalam hal ini guru berada di posisi scriptwriter dan sutradara, guru mengatur, memposisikan kegiatan pembelajaran agar mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.
Seperti yang dijelaskan oleh (Agian & Pembelajaran, n.d.) rencana pembelajaran merupakan penggalan-penggalan kegiatan yang perlu dilalukan oleh guru pada tiap pertemuan, berisi tindakan yang dilakukan guru untuk mencapai ketuntasan kompetensi agar proses pembelajaran lebih terarah, berjalan efektif dan efisien. Namun perencanaan pembelajaran sendiri hendaknya bersifat fleksibel, sehingga ketika terdapat permasalahan ditengah berjalannya scenario pembelajaran, seorang guru dapat mengetahui solusi yang tepat.
Perumusan perencanaan pembelajaran sangat bergantung dengan perumusan indikator pembelajaran, seperti perumusan kegiatan pembelajaran, perumusan penilaian yang membuat seorang guru mengetahui hasil dari perencanaan pembelajaran yang telah disusun. Penelitia yang dilakukan oleh (Harianto, Hidayat, & Koes, 2016) terdapat 2% indikator pembelajaran yang melibatkan proses kognitif mencipta, meski kenyataan tidak sesuai dengan tipe permasalahan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan rencana penilaian.
Dalam kegiatan pembelajaran cenderung mengarah pada kegiatan yang bersifat memahami suatu kerangka atau struktur-struktur suatu materi pelajaran, meskipun dalam RPP yang menggunakan pendekatan saintifik (5M) dengan mengasosiasi namun pada nyatanya lebih pada proses memahami, hal ini berbeda dengan yang dimaksud 5 keterampilan pokok dalam menngembangkan keterampilan berpikir kreatif, penggunaan soal lebih cenderung bersifat tes dengan menggunakan soal-soal tertutup (close –ended), belum ada yang menggunakan bentuk soal tes soal-soal terbuka (open – ended).
(Ii & Capital, 2007) menuturkan jika dalam peristiwa mengajar dan belajar masih sering terjadi guru lebih asyik menjelaskan materi pelajaran sedangkan siswa lebih asyik dengan kegiatannya sendiri (melamun, mengantuk, dkk), hal ini belum dapat dikatakan belajar, karena antara keduanya tidak terjadi interaksi. Bagi guru, yang terpenting materi pelajaran telah disampaikan dengan baik, tidak perduli bagaimana respon siswa yang diberikan materi pelajaran tersebut. Padahal seharusnya, antara siswa dan guru melakukan interaksi di dalam kelas sehingga tidak hanya materi yang tersampaikan, namun juga kedekatan dan kepercayaan siswa ke guru terjalin dengan baik.
(Program studi pendidikan teknik informatika fakultas teknik universitas negeri yogyakarta 2015, 2015) dalam hasil survey nya menunjukkan bahwa hambatan yang dialami guru dalam pelaksanaan pembelajaran, 8% dikarenakan waktu/jam pembelajaran produktif yang tidak dibuat system blok, 11% disebabkan waktu dalam membuat RPP bagi guru sangat mepet karena pembuatannya bersamaan dengan administrasi pembelajaran lainnya yang disusun di awal tahun, 17% disebabkan guru kesulitan menentukan metode pembelajaran dan media yang digunakan, 31% disebabkan kurangnya sumber buku mata pelajaran kurikulum 2013, 33% guru tidak mengalami hambatan, dari hal ini.
Penelitian di atas menjelaskan jika ketika menjadi seorang guru, harus menyempatkan waktunya dalam melengkapi administrasi pembelajaran sebelum jatuh tempo, mencari banyak referensi mengenai metode, model, strategi pembelajaran yang menarik, sehingga pembelajaran yang terfokus pada siswa di kelas terlaksana dengan penggunaan waktu yang efisien, pembelajaran lebih tertata, materi yang penting dan menjadi inti pada tiap pertemuan, tersampaikan dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar