Peran
Pembelajaran Fisika Untuk Revolusi Industri 4.0
Disusun oleh :
Almarratuz Zakiyah (1708066050)
Tiga abad tahun
terakhir, kehidupan manusia mengalami perkembangan dan perubahan secara terus menerus.
Revolusi industry menjadi sejarah perkembangan yang membuat kehidupan manusia
modern mengalami perubahan yang besifat membangun. Revolusi industry merupakan istilah
yang dipakai untuk menunjukkan adanya perubahan di bidang industri, seperti tenologi
dasar yang digunakan di pabrik berupa mesin-mesin yang berhasil diciptakan untuk
mempermudah pekerjaan manusia. Pada era sekarang ini dikenal dengan revolusi industri
4.0. Industri 4.0 dimulai pada awal tahun
2018 yang ditandai dengan system cyber –
physical. Era industri 4.0 mengharuskan manusia memiliki tingkat kreativitas
yang tinggi karena tingkat persaingan yang tinggi pula. Hal yang harus ditingkatkan
yaitu, sumber daya manusia dalam hal sains, teknologi, teknik dan matematika. Manusia
di era ini harus berinovasi agar tidak tertinggal oleh zaman. Cara yang dapat dilakukan
untuk meningkatkan sumber daya manusia yaitu melalui pendidikan. Melalui proses
pendidikan, diharapkan mampu untuk menuntun peserta didiknya untuk menjadi manusia
yang berkualitas sehingga mampu bersaing di era industri ini. Adanya revolusi industri
4.0 mengakibatkan terciptanya inovasi-inovasi
di bidang pedidikan, salah satunya yaitu fisika.Ciri industri 4.0 yaitu adanya inovasi-inovasi
baru yang dapat berkembang dan menyebar secara cepat dengan biaya yang sangat
minim, dan menyatukan beberapa bidang keilmuan yang dapat berpengaruh secara menyeluruh
pada berbagai aspek kehidupan manusia. Di
era sekarang ini, informasi-informasi yang dibutuhkan siswa dengan sangat mudah
untuk didapatkan. Guru bukanlah satu-satunya sumber infomasi yang dibutuhkan siswa.
Banyak model pembelajaran yang baru untuk menyesuaikan industri sekarang ini,
misalnya yaitu model pembelajarn STEM. Model pembelajaran STEM merupakan integrasi
dari beberapa cabang ilmu yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan di
dunia nyata. Pembelajaran STEM di mata pelajaran fisika diharapkan peserta didik
mampu untuk menghadapi lingkungan kerja yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan berfikirnya
saja, melainkan dilihat dari segi psikomotorik dan afektifnya. Hal ini yang
kemudian menjadi hak yang penting dalam kemampuan di bidang sains dan penerapannya
di kehidupan masyarakat abad ke 21. Industri 4.0 membawa tantangan yang nyata bagi
peserta didik dan pendidik, mata pelajaran fisika untuk menciptakan generasi-generasi
yang aktif, kreatif dan penuh inovasi sehingga mampu bersaing pada tingkat
global.







0 komentar:
Posting Komentar